PengertianArus Listrik. Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar per satuan waktu. Secara matematis dinyatakan sebagai : Q I t Q= muatan listrik ( Coulomb ) t = waktu ( detik ) I = Kuat arus listrik (Coulomb / detik atau Ampere) Arus listrik di dalam suatu rangkaian hanya dapat mengalir di dalam suatu
Ilustrasi 1 ampere berapa watt Foto UnsplashAmpere dan watt merupakan beberapa satuan yang kerap digunakan dalam bidang kelistrikan. Dalam satuan internasional, ampere disimbolkan dengan A, sedangkan watt dilambangkan dengan W.Menurut Dr. Efrizon Umar dalam buku Buku Pintar Fisika, ampere adalah besarnya kuat arus yang bisa dialirkan melalui sebuah alat itu watt adalah satuan turunan sistem internasional untuk daya. Watt juga bisa berarti daya listrik yang diperlukan sebuah beban kelistrikan agar dapat menyala. Satuan watt seringkali ditemukan di rekening listrik dalam bentuk satuan Volt Ampere alias pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa ampere dan watt memiliki variabel yang berbeda. Sehingga keduanya tidak bisa dikonversikan layaknya satuan lain seperti kilogram, gram, begitu, Anda bisa mendapatkan nilai 1 ampere ke watt atau daya listrik yang bisa disalurkan ketika 1 ampere arus mengalir. Lantas, bagaimana cara mengetahuinya? Simak ulasan berikut!Ilustrasi 1 ampere berapa watt Foto Unsplash1 Ampere Berapa Watt?Untuk mengetahui nilai 1 ampere ke watt, Anda dapat menggunakan rumus berikutV= Tegangan Listrik VoltI= Kuat Arus Listrik AmpereUntuk lebih jelasnya, simak beberapa contoh soal di bawah iniSebuah rumah mempunyai tegangan listrik sebesar 220 Volt. Hitung 1 ampere ke watt!Ini berarti setiap satu ampere listrik mengalir dapat menyalurkan kebutuhan listrik sampai 220 rumah memiliki tegangan listrik sebesar 220 Volt. Hitung 10 ampere ke watt!Jadi, apabila tegangan yang digunakan adalah 220 maka 10 ampere adalah 2200 1 ampere berapa watt Foto UnsplashSatuan dalam Bidang KelistrikanAdapun satuan yang sering digunakan dalam bidang kelistrikan adalah sebagai berikutMenurut Lilik Hidayat Setiawan 2018 dalam buku Kamus Sains untuk SD/MI, ampere adalah satuan kuat arus listrik dalam sistem internasional SI dengan simbol A. Satuan ini menyatakan besarnya arus listrik maksimal yang bisa dialirkan melalui alat listrik tersebut. Beberapa perangkat yang menggunakan satuan ini yakni komponen instalasi listrik rumah dan buku Fisika Universitas Edisi Kesepuluh Jilid 1 karya Young dan Freedman, watt merupakan satuan SI yang ditemukan oleh James Watt, seorang ilmuwan Inggris. Watt kerap digunakan untuk daya listrik, satuan ini setara dengan satu joule/sekon. Satuan watt biasanya digunakan untuk berbagai peralatan rumah tangga seperti setrika, mesin cuci, hingga buku Teknologi Dasar Otomotif untuk SMK/MAK Kelas X, volt adalah satuan untuk mengukur tegangan listrik. Seperti watt, satuan ini juga banyak ditemukan di berbagai peralatan rumah Listrik Ada Berapa?Apa Simbol Ampere?Apa yang Dimaksud dengan Volt?
Satuandari daya reaktif adalah VAR (volt-ampere-reaktif). Untuk menunjukkan seberapa efisien daya aktif disalurkan, dalam teknik tenaga listrik dikenal suatu besaran yang disebut faktor-daya. Nilai maksimum faktor-daya adalah satu dan nilai minimumnya adalah nol. Semakin tinggi faktor-daya maka semakin efisien penyaluran dayanya. Artinya jugaSatuanstandar arus listrik adalah ampere. Satu ampere adalah arus tetap yang mana jika dipasang dua penghantar sejajar lurus panjang tanpa batas, yang penampang-lintang lingkarnya diabaikan, dan ditempatkan 1 meter terpisah di dalam ruang hampa, akan dihasilkan antara konduktor ini suatu gaya sebesar 2 × 10 7 newton permeter di antara keduaNilaiJawabanSoal/Petunjuk WATT Satuan listrik yang diperlukan arus dari satu ampere VOLT Satuan tegangan listrik OHM Satuan hambatan listrik A Ampere; lambang satuan ukuran arus listrik HANTARAN ...ra; 2 banyaknya muatan elektrik dihantarkan tiap satuan luas oleh tiap satuan gradien potensial dalam satu satuan waktu; ... DAYA ... untuk bekerja; - kreasi daya cipta; - kuda Fis satuan tenaga yang sama dengan tenaga angkat 75 kg barang setinggi satu meter per detik 1 DK = 0,37... ARUS ...ya besar cahaya yang melalui suatu permukaan tiap satuan waktu, lumen; - denyut arus searah yang besarnya berubah secara teratur; - edi arus putar; ... AMPERE Satuan Ukuran Arus Listrik ABAMPERE Satuan arus listrik dalam sistem CGS elektromagnetik MEGAWATT Satuan ukuran daya listrik watt VOLTMETER Alat untuk mengukur arus listrik dalam satuan volt; - tembaga alat untuk mengukur arus listrik untuk tembaga dalam satuan volt; - Hoffman alat untu... KONTAK 1 hubungan satu dengan yang lain sejak berpisah kami kehilangan - satu sama lain; 2 cak sambungan arus listrik biarpun dipasang kabelnya, tetapi b... MENYERANGKAIKAN Menjadikan serangkai atas dua tingkatan nilai, yaitu tinggi atau rendah, 1 atau 0; ~ listrik rangkaian komponen listrik seperti penghambat, kapasitor... TENAGA 1 daya yang dapat menggerakkan sesuatu; kekuatan; 2 kegiatan bekerja berusaha dsb; 3 orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu; pekerja; pegawai;... TABUNG 1 bambu seruas atau lebih untuk menaruh sesuatu; bumbung; 2 tempat sesuatu yang bentuknya seperti bumbung; 3 bis kotak surat dsb; 4 celengan tem... FAKTOR ...ganisme; - derau Fis nisbah daya derau total per satuan lebar-pita ke terminal keluaran pd frekuensi keluaran yang bersangkutan, thd sebagian dari da... SISTEM ...erak; - pendidikan keseluruhan yang terpadu dari satuan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu sama lain untuk mencapai tujuan pendidikan; - pengar... SIRKUIT Rangkaian arus listrik HENRY Satuan induksi listrik KWH Sebuah satuan energi listrik FARAD Satuan kapasitas listrik AMPER Besaran arus listrik ELEKTRON Satuan Muatan Listrik Negatif KABEL Kawat penghantar arus listrik FAHRENHEIT Salah satu satuan suhu
Persamaandaya listrik. Dalam kelistrikan kita mengenal beberapa macam daya listrik antara lain daya semu, daya aktif dan daya reaktif. Daya semu adalah daya yang dibangkitkan pada seumber. Satuan VA (Volt ampere). S = V x I. Daya aktif adalah daya yang terserap oleh beban listrk. Satuannya watt. P = V x I x Cos phi.
Satuan Ampere Definisi Ampere Pengukur amper Tabel prefiks satuan ampere Cara mengonversi amp menjadi mikroampel μA Cara mengonversi amp ke milliamps mA Cara mengonversi amp ke kiloamp kA Bagaimana mengubah amp menjadi watt Cara mengonversi amp menjadi volt Cara mengonversi amp menjadi ohm Cara mengonversi amp menjadi kilowatt Cara mengonversi amp ke kva Cara mengonversi amp menjadi coulomb Definisi Ampere Ampere atau amp lambang A adalah satuan arus listrik. Satuan Ampere diberi nama setelah Andre-Marie Ampere, dari Prancis. Satu Ampere diartikan sebagai arus yang mengalir dengan muatan listrik sebesar satu Coulomb per detik. 1 A = 1 C / dtk Pengukur amper Ampere meter atau ampere adalah alat listrik yang digunakan untuk mengukur arus listrik dalam satuan ampere. Saat kita ingin mengukur arus listrik pada beban, ampere-meter dihubungkan secara seri ke beban. Hambatan dari ampere-meter mendekati nol, sehingga tidak akan mempengaruhi rangkaian yang diukur. Tabel prefiks satuan ampere nama simbol konversi contoh mikroampere mikroamps μA 1μA = 10 -6 A. I = 50μA milliampere milliamps mA 1mA = 10 -3 A I = 3mA ampere amp A - I = 10A kiloampere kiloamp kA 1kA = 10 3 A I = 2kA Cara mengonversi amp menjadi mikroampel μA Arus I dalam mikroampere μA sama dengan arus I dalam ampere A dibagi 1000000 I μA = I A / 1000000 Cara mengonversi amp ke milliamps mA Arus I dalam miliampere mA sama dengan arus I dalam ampere A dibagi 1000 I mA = I A / 1000 Cara mengonversi amp ke kiloamp kA Arus I dalam kiloampere mA sama dengan arus I dalam ampere A dikali 1000 I kA = I A ⋅ 1000 Cara mengonversi amp menjadi watt W Daya P dalam watt W sama dengan arus I dalam amp A dikalikan tegangan V dalam volt V P W = I A ⋅ V V Cara mengonversi amp ke volt V Tegangan V dalam volt V sama dengan daya P dalam watt W dibagi dengan arus I dalam ampere A V V = P W / I A Tegangan V dalam volt V sama dengan arus I dalam ampere A dikalikan resistansi R dalam ohm V V = I A ⋅ R Cara mengonversi amp menjadi ohm Hambatan R dalam ohm sama dengan tegangan V dalam volt V dibagi dengan arus I dalam ampere A R = V V / I A Cara mengonversi amp ke kilowatt kW Daya P dalam kilowatt kW sama dengan arus I dalam amp A dikalikan dengan tegangan V dalam volt V dibagi 1000 P kW = I A ⋅ V V / 1000 Cara mengonversi amp menjadi kilovolt-ampere kVA Daya nyata S dalam kilovolt-amp kVA sama dengan arus RMS I RMS dalam amp A, dikalikan dengan tegangan RMS V RMS dalam volt V, dibagi 1000 S kVA = I RMS A ⋅ V RMS V / 1000 Cara mengonversi amp menjadi coulomb C Muatan listrik Q dalam coulomb C sama dengan arus I dalam amp A, dikalikan waktu arus t dalam satuan detik Q C = I A ⋅ t s Lihat juga Arus Listrik Tenaga listrik Tegangan listrik Watt Volt Ohm Kalkulator amp ke Volt Kalkulator amp ke Watts Unit elektronikISTILAHNAMA KELISTRIKAN. Istilah Kelistrikan. · Alat Pembatas dan alat Pengukur (APP) Alat milik PT PLN (Persero) yang berfungsi untuk membatasi daya listrik yang dipakai serta mengukur pemakaian energi listrik. · Badan Usaha (BUPTL) Penunjang Tenaga Listrik : Instalatir yang bergerak dalam pembangunan dan pemasangan peralatan ketenagalistrikan.
Arus listrik adalah aliran elektron dalam suatu rangkaian listrik. Satuan arus listrik adalah ampere yang didefinisikan sebagai arus yang mengalir melalui konduktor dengan kuat medan magnet sebesar satu tesla dan memiliki panjang lintasan satu meter. Namun, berapa banyak satuan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan arus satu ampere? Definisi Satuan Listrik Satuan listrik adalah volt yang didefinisikan sebagai beda potensial yang diperlukan untuk memindahkan satu coulomb muatan dari satu titik ke titik lain dalam rangkaian listrik yang memiliki hambatan nol. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan satuan listrik yang lebih kecil seperti millivolt atau mikrovolt. Ohm’s Law Untuk menghitung satuan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan arus satu ampere, kita perlu memahami hukum Ohm. Hukum Ohm menyatakan bahwa arus listrik yang mengalir melalui suatu konduktor sebanding dengan beda potensial di antara kedua ujung konduktor tersebut dan berbanding terbalik dengan hambatan konduktor. Dengan kata lain, semakin besar beda potensial dan semakin rendah hambatan konduktor, semakin besar arus listrik yang mengalir melalui konduktor tersebut. Persamaan hukum Ohm dapat dituliskan sebagai I = V/R di mana I adalah arus listrik dalam ampere, V adalah beda potensial dalam volt, dan R adalah hambatan konduktor dalam ohm. Contoh Perhitungan Misalnya, kita ingin mengetahui satuan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan arus satu ampere pada sebuah konduktor dengan hambatan 10 ohm. Dengan menggunakan persamaan hukum Ohm, kita dapat menghitung I = V/R 1 = V/10 V = 10 volt Dengan demikian, satuan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan arus satu ampere pada konduktor tersebut adalah 10 volt. Kesimpulan Satuan listrik yang diperlukan untuk menghasilkan arus satu ampere tergantung pada hambatan konduktor di dalam rangkaian listrik. Semakin rendah hambatan konduktor, semakin kecil satuan listrik yang diperlukan. Untuk menghitung satuan listrik yang diperlukan, kita dapat menggunakan persamaan hukum Ohm yang menyatakan bahwa arus listrik sebanding dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatan konduktor. 2021-02-20
Untukmenentukan Ukuran MCCB yang akan digunakan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui besaran Arus normal dari elektro motor 11 kw (11.000Watt), dengan menghitungnya menggunakan rumus daya. P = V x I x Cosphi x √3. I = P / (V x Cosphi x √3) I = 11000W / (380V x 0,8 x 1,73) I = 11000W / 525,92. I = 20,9 Ampere. Rumus Menghitung Satuan Watt, Ampere dan Volt Lengkap – Dalam satuan listrik sering kali kita mendengar istilah ampere, watt dan volt. Mengenal satuan listrik tersebut sangatlah penting terlebih lagi jika kita masih berada di bangku sekolah maupun di tingkat universitas khususnya untuk mereka yang mengambil jurusan elektronika. Jika berhubungan dengan kelistrikan, seringkali kita memikirkan pertanyaan seperti 1 ampere berapa watt, 1 watt berapa volt, 1 volt berapa ampere, 1 ampere berapa volt dan maupun sebaliknya. Untuk mengetahui hitungan satuan listrik tersebut kita harus paham terlebih dahulu rumus konversi watt ke ampere, konversi ampere ke watt, konversi volt ke watt dan sebaliknya. Apa itu satuan watt? Apa itu satuan ampere? Apa itu satuan volt? Jenis jenis satuan ini merupakan kategori satuan listrik yang tersedia. Rumus mencari watt ampere dan volt Pentingnya mempelajari satuan listrik baik ampere, watt dan volt sendiri adalah untuk mempermudah kita ketika membuat rangkaian elektronika maupun ketika kita hendak memperbaiki perangkat elektronik yang memiliki satuan listrik berbeda. Pernahkah kita berpikir bagaimana cara menghitung ampere 3 phase dalam rangkaian elektronika? atau berpikir besaran mcb 16 ampere berapa watt jika dikonversi? Bagi orang yang sudah mendalami dunia kelistrikan dan elektronika tentu sudah sangat hafal dan mahir dengan hal tersebut, namun bagaimana dengan teknisi pemula? tentu kita belum terlalu hafal rumus konversi watt ke ampere, konversi volt ke watt, volt ke watt dan sebaliknya. Secara umum besarnya nilai listrik dapat dihitung menggunakan satuan tertentu. Satuan satuan listrik ini dapat berupa watt, volt maupun ampere. Masing masing satuan digunakan untuk menghitung besar listrik dengan ketentuan yang berbeda beda. Untuk menghitung satuan watt, ampere dan volt tentunya dapat dilakukan dengan mudah. Cara menghitungnya pun menggunakan rumus tertentu di dalamnya. Apa saja rumus watt? Apa saja rumus ampere? Apa saja rumus volt? Dalam artikel kali ini kita akan membahas cara menghitung satuan listrik watt ampere dan volt lengkap beserta dengan contohnya. Namun sebelum kita menginjak pembahasan dan rumus konversi volt watt dan ampere terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian dari masing masing satuan listrik diatas. Watt Pengertian watt dalam listrik adalah satuan listrik yang digunakan untuk menyatakan suatu besaran daya Power dari komponen listrik. Banyak sekali peralatan yang komponennya menggunakan satuan watt dan sangat mudah kita jumpai penggunaannya dirumah seperti lampu, mesin cuci, setrika, pompa air dan lain sebagainya. Satuan watt sendiri ditemukan oleh penemu jenius asal skotlandia bernama James Watt sehingga satuan tersebut diberi nama sesuai dengan namanya watt. Baca juga Pengertian Beda Potensial, Hambatan Listrik dan Kuat Arus Listrik Beserta Rumus Satuan watt banyak digunakan untuk menyatakan berapakah daya listrik yang diperlukan untuk menjalankan ataupun menyalakan sebuah peralatan listrik. Misalnya lampu 5 watt memiliki besar daya listrik sebanyak 5 watt yang harus dibebankan agar bisa menyala. Dari sinilah ditemukan rumus menghitung satuan watt, rumus konversi volt ke watt, ampere ke watt yang membuat perntanyaan 1 ampere berapa watt menjadi sangat normal. Selain itu, satuan watt juga dapat kita temukan pada berbagai alat kelistrikan seperti genset, stabilizer, dan sebagainya. Kedua alat tersebut merupakan alat pembangkit listrik, maksutnya alat tersebut mampu menghasilkan listrik dan bukan menggunakan listrik. Namun beban yang mampu ditampung oleh masing masing alat tersebut hanya terbatas. Misalnya genset 2000 watt hanya bisa menahan beban 2000 watt saja dan tidak lebih, begitu juga dengan stabilizer 1000 watt yang hanya mampu menampung pemakaian komponen listrik sebesar 1000 watt saja. Ampere Ampere merupakan salah satu satuan listrik yang digunakan untuk mengukur besaran arus listrik yang mengalir. Penggunaan satuan ampere ini dapat dengan mudah kita temukan pada alat seperti stopkontak, MCB meteran rumah dan lain sebagianya yang bersifat mengalirkan arus listrik. Satuan ampere juga bisa menyatakan berapa maksimal aliran arus listrik yang dapat dialirkan oleh peralatan listrik. Ampere sendiri juga sering dikaitkan dan dikonversi dengan watt sehingga pertanyaan 1 ampere berata watt maupun 1 watt berapa amper sangatlah wajar. Contoh penggunaan satuan listrik yang satu ini umumnya disandingkan dengan satuan listrik yang lainnya seperti didalam rumah terdapat MCB 16 ampere 900 watt yang artinya mcb tersebut mampu mengalirkan listrik sebanyak 16 ampere dan mampu menahan besarnya daya listrik sebanyak 900 watt. Selain itu penggunaan ampere juga bisa ditemui pada setrika, mesin cuci, kulkas dan sebagainya. Lalu bagaimana cara menghitung ampere 3 phase atau bagaimana rumus konversi ampere ke watt atau ke volt? untuk memahaminya kita harus tau tentang satuan arus listrik selanjutnya yakni volt dan menemukan relasi antara ketiga satuan listrik tersebut. Volt Volt sendiri merupakan besaran satuan listrik yang menyatakan besarnya tegangan listrik yang diperlukan atau dihasilkan oleh suatu alat elektronik. Dalam konteks penggunaannya volt sendiri sering kita temukan pada lampu belajar 100 volt, mesin cuci 200 volt, kulkas 220 volt, aki 12 volt dan sebagainya yang artinya perangkan tersebut memerlukan besaran volt sesuai dengan kebutuhannya masing masing. Sedangkan pada genset 660 volt, aki 12 volt, genset 220 volt 3 fase yang notabennya merupakan alat pembangkit listrik adalah besarnya tegangan listrik yang dihasilkan. Hubungan antara watt ampere dan volt? Jika kita ingin tahu hubungan ampere watt dan volt maka harusnya kita mempelajari volt terlebih dahulu karena volt merupakan satuan yang digunakan oleh alat yang menghasilkan arus listrik, diikuti dengan ampere yang notabennya satuan yang digunakan untuk mengukur besaran aliran arus listrik dan yang terakhir adalah watt yakni besarnya daya yang dibutuhkan untuk menyalakan alat elektronik. Teknik perhitungan ini juga sering disebut dengan gerak gaya listrik GGL yang sangat umum dijumpai dalam pelajaran fisika. Prinsipnya adalah listrik dihasilkan melalui gerak gaya listrik pada alat pembangkit listrik, Setelah itu listrik tersebut akan dialirkan menggunaan alat jepit yang biasa dilambangkan dengan V sehingga aliran arus listrik tersebut dapat dihitung dengan satuan ampere. Sedangkan daya listrik digunakan untuk mengetahui seberapa tahanan yang dibutuhkan untuk menyalakan alat listrik dengan menggunakan satuan watt. Maka dari itu tidak jarang kita menemukan pertanyaan 1 ampere berapa watt, 1 watt berapa volt, satu volt berapa ampere, maupun rumus konversi volt ke watt, konversi 16 ampere berapa watt dan lain sebagainya karena ketiga satuan listrik ini saling berhubungan. Prinsip ketiga satuan listrik tersebut jika disandingkan dalam satu wadah yang sama adalah sebagai berikut Jika nilai resistan Ohm semakin besar, maka daya listrik watt yang diperlukan semakin kecil, serta semakin kecil pula arus listrik yang diperlukan ampere, dengan besarnya tegangan listrik tetap volt. Jika nilai resistan Ohm semakin kecil, Maka daya listrik watt yang diperlukan akan semakin besar dan semakin besar juga aliran arus listrik ampere yang diperlukan, dengan besarnya tegangan volt tetap. Jika tegangan listrik volt yang digunakan semakin besar, maka semakin kecil aliran arus listrik yang dihasilkan ampere, dengan beban daya listrik watt yang sama. Jika tegangan listrik volt yang digunakan semakin kecil, maka semakin besar aliran arus listrik yang dihasilkan Ampere, dengan beban daya listrik watt yang sama. Prinsip konversi volt ke watt, ampere ke watt, dan volt ke ampere maupun sebaliknya tersebut dapat dituliskan dengan rumus satuan listrik. Dalam bagian ini kita akan mempelajari cara menghitung satuan watt ampere dan volt sesuai dengan rumus diatas. Rumus Mencari Ampere jika anda ingin melakukan konversi volt ke watt maupun ampere ke watt silahkan simak contoh hitungan dibawah ini. Didalam rumah terdapat alat listrik dengan nilai resistan ohm sebesar 100, kemudian alat listrik ini dialiri dialiri tegangan sebesar 220 volt, maka besarnya arus listrik yang mengalir adalah V = I x R V Volt Tegangan listrikI Ampere Arus listrikR Ohm Resistan V = I x R 220 = I x 100 I = 220 volt 100 ohm I = Ampere Lalu apakah yang terjadi jika kita memperbesar nilai resistensinya? untuk membuktikan prinsip rumus hitung diatas kita akan mencoba menghitung kembali contoh diatas namun dengan resistensi yang diperbesar menjadi 200 ohm. V = I x R 220 = I x 200 I = 220 volt 200 ohm I = Ampere Kesimpulannya adalah semakin kecil nilai resistan ohm maka semakin besar arus listrik yang mengalir dengan tegangan tetap. Sampai disni tentunya kita sudah memiliki gambaran 1 ampere berapa watt serta rumus konversi volt ke watt bukan? Rumus Mencari Watt Cara menghitung watt atau besarnya daya listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan sebuah alat listrik jika tegangan listriknya adalah 220 volt, dengan arus listrik sebesar ampere? Rumus watt, P = V x I P Watt Daya listrikV Volt Tegangan listrikI Ampere Arus listrik P = V x I P = 220 x P = 484 watt Jika arusnya diperkecil tentunya hasil daya listriknya juga akan lebih kecil sama seperti prinsip pada paragraf diatas sebelumnya. Misalnya saja arus listriknya diperkecil menjadi ampere maka rumus menghitung watt nya adalah sebagai berikut P = V x I P = 220 x P = 264 watt Kesimpulannya adalah semakin besar watt atau daya yang diperlukan untuk menghidupkan sebuah alat elektronik, maka semakin besar pula arus listrik yang dihasilkan dengan tegangan tetap. Lalu bagaimana jika kita memperbesar atau memperkecil tegangan? apakah rumus hitungnya masih sama? Tentu saja rumus hitungnya sama melainkan hasil yang didapat akan berbeda sesuai dengan prinsip satuan listrik watt ampere dan volt pada paragraf sebelumnya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak perhitungan dan rumus konversi dibawah ini P = V x I 484 watt = 380 volt x I I = 484 watt 280 volt I = 1,27 Ampere Namun perlu kita ingat bahwa dalam mengubah tegangan seperti diatas hanya digunakan dalam beberepa kasus saja seperti jaringan dari sumber pembangkit listrik menuju trafo. Setelah itu kita bisa menurunkannya sesuai besarnya tegangan listrik yang diperlukan sebelum dialirkan pada peralatan elektronik. Dari perhitungan diatas tentunya kita sudah bisa menghitung bukan 1 ampere berapa watt maupun sebaliknya atau kita bisa menghitung konversi volt ke watt. Jika masih belum paham maka akan saya jabarkan agar lebih mudah dipahami. 1 ampere berapa watt Untuk menghitung konversi ampere ke watt anda bisa menggunakan rumus P = V x I dengan penjabaran sebagai berikut P = V x I P = 220 volt x 1 Ampere P = 220 watt Jadi jika kita menggunakan alat listrik dengan tegangan 220 volt, maka 1 ampere sama dengan 220 watt. Jika kita menggunakan teganan yang lebih besar maupun lebih kecil hasilnya akan berbeda, namun cara menghitungnya tetap sama, jadi 1 ampere berapa watt pada dasarnya tinggal disesuaikan saja dengan besarnya tegangan yang digunakan. Pada dasarnya rumus yang digunakan dalam cara menghitung watt ampere dan volt diatas merupakan perhitungan sederhana saja karena hanya bersifat sebagai contoh. Untuk perhitungan yang lebih kompleks seperti cara menghitung ampere 3 phase umumnya juga menggunakan cosphi sebagai besaran dengan rumus sebagai berikut P = V x I x Cosphi x akar 3 Itulah berbagai rumus konversi volt ke watt, konversi volt berapa watt, dan sebaliknya. Pada dasarnya belajar elektronika seperti satuan listrik sangatlah menyenangkan karena bisa mengasah pengetahuan dan ketepatan dalam menghitung. Jadi setelah mengetahui cara menghitung watt volt dan ampere diatas kita tidak perlu lagi bertanya tanya 1 ampere berapa watt, 220 volt berapa watt, cara menghitung ampere 3 phase dan lain sebagainya.